Jumat, Juli 19, 2013

Pembukaan Siklus Keempat Hibah TFCA-Sumatera


Request for Proposal Pembukaan Siklus Keempat TFCA-SumateraTFCA-Sumatera merupakan kerja sama pengalihan utang antara Indonesia dan Amerika Serikat untuk lingkungan (debt-for-nature swap yang menyediakan pendanaan untuk mendanai program konservasi hutan tropis dan keanekaragaman hayati Sumatera secara berkelanjutan. Saat ini TFCA-Sumatera kembali membuka kesempatan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), maupun Perguruan Tinggi untuk mengajukan proposal bagi pelestarian hutan tropis dan keanekaragaman hayati Sumatera untuk Siklus Hibah 4.

Pendanaan akan diprioritaskan pada dua kategori program, yaitu:
A. Program Konservasi Terpadu yang difokuskan di 5 bentang alam prioritas, yaitu:
1) Seulawah-Ulumasen
2) Kawasan tangkapan air Toba Barat
3) Dataran Rendah Angkola
4) TN Batang Gadis
5) TN Siberut dan Kepulauan Mentawai

Program yang diajukan diharapkan dapat memadukan 3 komponen intervensi konservasi berikut: 
  1. Intervensi ditingkat kelembagaan dan kebijakan yang mendukung konservasi hutan dan keanekaragaman hayati 
  2. Intervensi ditingkat bentang alam untuk mendukung restorasi habitat dan konservasi jenis-jenis terancam punah 
  3. Intervensi di tingkat masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan peranserta masyarakat yang berdampak pada konservasi hutan. 

Namun demikian prioritas tetap diberikan pada intervensi di tingkat bentang alam yang merupakan komponen intervensi utama, sedangkan intervensi ditingkat institusi dan masyarakat merupakan intervensi pendukung.


B. Program Konservasi Tematik berbasis Isu konservasi spesifik yang berfokus pada: 
  1. Konservasi jenis Badak Sumatera 
  2. Diseminasi dan implementasi Perpres No. 13 tahun 2012 tentang Tata Ruang Pulau Sumatera Berbasis Ekosistem 
  3. Pengawalan revisi Undang-undang no 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dan 
  4. Penilaian dan Peningkatan Kapasitas di bidang konservasi hutan tropis di Sumatera bagi LSM lokal. 

TFCA-Sumatera menyediakan pendanaan sampai dengan Rp 5 Milyar per program untuk Program Konservasi Terpadu selama 3-5 tahun, sedangkan untuk Program Konservasi Tematik sampai dengan Rp. 1 Milyar untuk pelaksanaan kegiatan maksimal selama 2 tahun. Pengusul disarankan untuk membentuk konsorsium yang dapat terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), maupun Perguruan Tinggi.

Proposal diajukan kepada Administrator TFCA-Sumatera selambat-lambatnya pada tanggal 18 Agustus 2013. Pengusul yang berminat dapat mempelajari ketentuan dan format yang disediakan melalui website TFCA-Sumatera di http://www.tfcasumatera.org/grant-scheme/request_for_proposal/

Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan dan permintaan klarifikasi mengenai siklus hibah ketiga ini dapat dilakukan melalui email ke alamat tfcasumatera@tfcasumatera.org.

Selain itu juga Tersedia pula peluang pendanaan hibah dari TFCA-Sumatera untuk Program Konservasi Tematik berbasis Isu konservasi spesifik pada 4 fokus: 
  1. Konservasi jenis Badak Sumatera 
  2. Diseminasi dan implementasi Perpres No. 13 tahun 2012 tentang Tata Ruang Pulau Sumatera Berbasis Ekosistem 
  3. Pengawalan revisi Undang-undang no 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dan 
  4. Penilaian dan Peningkatan Kapasitas di bidang konservasi hutan tropis di Sumatera bagi LSM lokal. 
Info lebih lengkap dapat dilihat di: http://www.tfcasumatera.org

0 comments:

Poskan Komentar