Header Ads

test

Bersama Membangun Kekuatan

Ilustrasi Kebersamaan Semut
Setelah menderita ratusan tahun dibawah kekuasaan kolonialis, ternyata kemerdekaan yang diproklamasikan founding father’s lebih setengah abad yang lalu tidak juga mampu memberikan perubahan yang dicita-citakan hampir semua rakyat Indonesia.



Rezim-rezim yang berkuasa (pusat dan daerah) hingga saat ini cenderung materialistik, selain sangat mengedepankan kepentingan internalnya juga sangat memberikan keleluasan terhadap kepentingan-kepentingan investasi (pengusaha) yang eksploitatif ketimbang kesejahteraan rakyatnya secara umum (meskipun tercatat dalam konstitusi)


Ibarat lepas dari mulut buaya, rakyat Indonesia sekarang ini justeru sedang berada ditenggorokan serigala kurapan yang kelaparan dan korup. Potensi yang katanya melimpah ruah, justru menjadi bumerang yang merampas hak dan membunuh eksistensi sosial budaya, sosial politik dan sosial ekonomi mereka. Rakyat Indonesia kemudian tumbuh ibarat anak yang menderita phobia dan autisme akut yang membutuhkan proses pengobatan atau terapi yang intensif..

Hubungan nya dengan Kenaikan Harga BBM Apa yaa????
Tapi begitulah.. ketika rakyat indonesia belum lagi pulih dengan kenaikan harga BBM beberapa bulan yang lalu,, kemarin Pemerintah kembali menerbitkan product kebijakan tak berhati.. menaikkan harga BBM yang katanya untuk kemakmuran rakyat bangsa ini nyata2 ngak masuk akal sehat saya.. karena harga kebutuhan pokok ikut naik, ongkos angkot naik,, yang naik angkot orang miskin, kalau orang kaya pasti naik sedang donkkk.. ongkos ojek naik.. yang naik ojek orang miskin.. pokoke segalanya naik.. (celaka gaji gua ngak naik-naik...

Entah apa lagi alasan kedepan untuk menaikkan lagi harga, Pengalaman memberikan pelajaran bagi semuanya rakyat indonesia pemilik sah negara ini, bahwa bantuan yang diberikan pemerintah sering kebablasan, program bantuan lansung tunai yang dilaksanakan bukannya menghasilkan sebuah kekeritisan dan kemandirian, tetapi justeru menghasilkan masyarakat yang semakin lemah, terpecah-belah dengan tingkat ketergantungan yang semaki tinggi (hutang, bantuan, dll).

No comments:

Powered by Blogger.